ATAMBUA, The East Indonesia – Sebagai bentuk kepedulian sosial yang nyata, Kodim 1605/Belu bersama komponen masyarakat Kabupaten Belu berhasil menghimpun dan menyalurkan bantuan logistik untuk korban bencana alam di Pulau Flores.
Kegiatan kemanusiaan ini menegaskan kembali kuatnya rasa soliditas dan empati yang tertanam di hati warga wilayah perbatasan RI-RDTL terhadap situasi darurat yang menimpa masyarakat di Flores.
Penyerahan logistik dilakukan secara formal kepada BPBD Kabupaten Belu selaku koordinator penyaluran bantuan hari ini, Rabu, 26 Agustus 2026.
Bantuan yang dikumpulkan secara swadaya oleh prajurit dan masyarakat ini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan harian para pengungsi di titik-titik penampungan darurat.
Komandan Kodim 1605/Belu Letkol Arh Ariestyo Ardyanto, S.I.P., M.H.I yang langsung menyerahkan bantuan tersebut memaparkan bahwa jenis bantuan yang disalurkan berupa berupa beras, minyak goreng, dan air mineral. Makanan siap saji dan makanan ringan berupa mie sedap, sarden kaleng, biskuit, serta roti gabin serta sabun mandi, susu, dan popok bayi/anak.
Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Belu drg. Maria Ansilla F. Eka Mutty, Kepala Staf Kodim 1605/Belu Mayor Arm Paulus, Pasi Ops Kodim 1605/Belu Lettu inf Christovao Soares Bossa, Pasilog Kodim 1605/Belu Lettu Inf Jose Da Conceicao, Pa Sandi Kodim 1605/Belu Letda inf Robert A Fahiberek.
“Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian, kebersamaan, dan keprihatinan seluruh prajurit Kodim 1605/Belu bersama masyarakat Kabupaten Belu untuk saudara-saudara kita di Flores yang sedang tertimpa musibah” ucap Dandim.
Dandim mengharapkan agar penyaluran bantuan logistik dan kebutuhan pokok yang telah digalang oleh Kodim 1605/Belu bersama masyarakat ini dapat secara efektif meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana alam di Flores.
“Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian dan kemanusiaan dan kami juga berharap bantuan yang dikumpulkan ini dapat meringankan beban dan membantu memenuhi kebutuhan mendesak warga yang tertimpa bencana” pungkas Dandim. (Ronny)


