ATAMBUA, The East Indonesia – Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Belu, Aloysius Michael Fahik, S.STP, secara resmi melepas kontingen Kabupaten Belu untuk berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2026.
Acara pelepasan ini berlangsung dengan khidmat di GOR LA Bone Atambua pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Dalam pertandingan yang akan berlangsung dari tanggal 22 hingga 26 Oktober 2026 di Kota Kupang ini, Kabupaten Belu mengirimkan total 134 atlet.
Kontingen Belu terdiri dari 75 atlet laki-laki dan 59 atlet perempuan, yang didampingi oleh 37 orang yang terdiri dari manajer, pelatih, serta official.
Kontingen Belu yang tersebar di tujuh cabang olahraga (cabor), antara lain:
• Kempo: 34 atlet
• Taekwondo: 22 atlet
• PASI (Atletik): 19 atlet
• FORKI (Karate): 18 atlet
• IPSI (Pencak Silat): 17 atlet
• Pertina (Tinju): 17 atlet
• Wushu: 7 atlet
Sementara itu, Kabupaten Belu tidak mengirimkan utusan untuk cabang olahraga kriket.
Sebagaimana diketahui, pada ajang POPDA VII sebelumnya, Kabupaten Belu sukses menyabet predikat Juara Umum II.
Acara pelepasan diakhiri dengan pemberian motivasi kepada para atlet pelajar agar tetap menjaga sportivitas, stamina, dan nama baik daerah selama bertanding di arena POPDA VIII 2026.
Dalam sambutan Bupati Belu, Willybrodus Lay, S.H., yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Belu, Aloysius Mikhael Fahik, S.STP menyampaikan apresiasi kepada para atlet yang dipercaya membawa nama Kabupaten Belu.
Dirinya meminta seluruh atlet fokus bertanding, menjaga kesehatan, serta menjunjung tinggi sportivitas.
Aloysius Fahik menegaskan, Belu memiliki tradisi prestasi dengan capaian tiga besar dalam ajang olahraga pelajar tingkat Provinsi NTT. Tradisi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet untuk mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi.
“Meski berbeda cabang olahraga, kita membawa satu bendera dan satu nama, yaitu Kabupaten Belu. Kita satu tim besar, Tim Belu!,” tegasnya.
Dirinya juga mengingatkan bahwa POPDA bukan semata-mata tentang kemenangan, tetapi menjadi ajang pembentukan karakter generasi muda melalui disiplin, kerja keras, kejujuran, dan kebersamaan.
Kadis PKO berharap seluruh kontingen tampil maksimal, menjaga kekompakan, serta mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.
“Selamat bertanding, selamat berjuang, tunjukkan prestasi terbaik kalian. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu melindungi dan memberkati langkah kita semua. Tunjukkan kepada semua bahwa kita dari Belu, kita di perbatasan, dan kita juga hebat!,” pungkasnya.(Rony)


