Wednesday, March 11, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Warga Asumanu dan Lookeu Kembali Serahkan Senjata Untuk Personil Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 741/GN

ATAMBUA, The East Indonesia – Satuan tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Negara RI-RDTL Sektor Timur, Yonif 741/ Garuda Nusantara (GN) kembali memperoleh senjata dan Munisi dari warga sekitar di kabupaten Belu wilayah Perbatasan langsung Negara RI-RDTL.

Perolehan ini didapat oleh Satgas Yonif 741/GN Pos Asumanu berupa 1 Pucuk Senjata Springfield dan 4 Butir Munisi 5,56 mm aktif bertempat di Rumah warga di Desa Asumanu, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Kamis (12/12/2024).

Serta didapatkan oleh Satgas Yonif 741/GN Pos Lookeu berupa 1 Pucuk Senjata jenis Springfield bertempat di Rumah Adat di Desa Lookeu, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Kamis (12/12/2024).

Danpos Asumanu, Sertu Miftahul Ulum menjelaskan bahwa perolehan senjata dan Munisi dari warga ini berawal dari kegiatan anjangsana yang dilaksanakan rutin oleh Pos Asumanu salah satunya ke rumah warga berinisial DM (60 tahun) yang diketahui bahwa cucunya menderita sakit.

Danpos Asumanu Sertu Miftahul Ulum bersama anggota kesehatan pos pun kemudian berkoorsinasi dengan pihak puskesmas sehingga dapat melaksanakan pengobatan.

Pada minggu berikutnya kembali Danpos bersama anggotanya mengunjungi rumah DM untuk mengecek kondisi cucunya sekaligus memberikan bantuan berupa susu formula dan pakaian anak.

Dari situlah DM menceritakan bahwa ia masih menyimpan satu pucuk senjata beserta munisi peninggalan orang tuanya.

Danpos Asumanu juga kemudian memberikan pengertian serta aturan dan larangan atas kepemilikan senjata harus disertai surat-turat, sehingga berharap senjata dan munisi tersebut dapat diserahkan untuk diamankan ke tempat semestinya.

Pada akhirnya dengan sukarela DM menyerahkan satu pucuk senjata jenis Springfield dan empat butir munisi 5,56 mm setelah kembali diyakinkan oleh Danpos Asumanu.

Kemudian oleh Danpos dilaporkan ke Dan SSK I Kapten Inf Yudha Hanggara dan diserahkan ke Mako Satgas untuk diamankan.

Sementara itu, Danpos Lookeu, Sertu Lalu Panji Wirabhakti menjelaskan bahwa senjata yang diperoleh berawal dari kegiatan bersama masyarakat dalam pembangunan Rumah Adat Suku Belimas yang dilaksanakan selama hampir dua bulan mulai Oktober hingga November 2024 membuahkan hasil, Kepala Adat berinisial DH (75 tahun) tersentuh hatinya sebagai ungkapan terima kasih atas bantuan anggota Pos Lookeu dalam pembangunan Rumah Adat tersebut menyerahkan satu pucuk senjata yang tersimpan sebagai barang pamali dalam rumah adat tersebut mulai dari tahun 1993.

Kemudian oleh Danpos Lookeu dilaporkan ke Dan SSK III Lettu Inf Jhoni Rianando selanjutnya diserahkan ke Mako Satgas untuk diamankan.

Dansatgas Yonif 741/GN Letkol Inf Sy. Gafur Thalib mengungkapkan rasa bangganya karena pelaksanaan anjangsana jajaran Pos Satgas Yonif 741/GN membuahkan hasil.

“Ini kesekian kalinya melalui kegiatan anjangsana dan teritorial membuahkan hasil, laksanakan segala sesuatu awali dengan doa, kerjakan dengan tulus, ikhlas dan humanis dengan tetap memperhatikan faktor keamanan. Yakinkan pada masyarakat binaan bahwa kita hadir disini untuk menjadi solusi bagi mereka yang membutuhkan, serta jalin hubungan baik dan dekat dengan masyarakat sekitar sehingga dapat memudahkan kita untuk memperoleh informasi tentang barang peninggalan perang zaman dulu”, tegas Dansatgas.

Lanjutnya, “Tetap jalin hubungan baik dan dekat dengan masyarakat sekitar sehingga dapat memudahkan kita untuk memperoleh informasi tentang barang peninggalan perang zaman dulu, sudah banyak Pos jajaran yang mendapatkan Senjata dan Munisi. Pesan saya kepada anggota, laksanakanlah segala sesuatu dengan tulus, ikhlas dan humanis dengan yetap memperhatikan faktor keamanan yakinkan pada masyarakat binaan bahwa kita hadir disini untuk menjadi solusi bagi mereka yang membutuhkan”, tegas Dansatgas, Letkol Inf Sy. Gafur Thalib.(Rony)

Popular Articles