Menjelang Nataru Polres Buleleng “ Sidak” Pangkalan Pendaratan Ikan Sangsit

12
FOTO : SIDAK - Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto, S.I.K.,S.H., M.Si., yang didampingi Kasat Pol Airud Polres Buleleng AKP Wayan Parta, S.H., Senin (22/11.(tim)

SINGARAJA, The East Indonesia – Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto, S.I.K.,S.H., M.Si., yang didampingi Kasat Pol Airud Polres Buleleng AKP Wayan Parta, S.H., Senin (22/11) pukul 09.45 wita melakukan pemeriksaan mendadak terhadap salah satu kapal ikan yang sedang bersandar di Pelabuhan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sangsit di Kecamatan Sawan.

Kedatangan Kapolres Buleleng bertepatan dengan bersadarnya kapal KLM Aven Selon GT 30 yang berasal dari pulau Sepeken Madura yang di nakhodai Mohmad Illyas dengan muatan ikan kering sebanyak 1 ton dan ikan segar sebanyak 13 ton.

Setelah muatan ikan diturunkan dari kapal kemudian personel Sat Pol Airud Polres Buleleng menyampaikan kepada salah satu Anak Buah Kapal untuk membuka salah satu box ikan, untuk dilakukan pemeriksaan.

Baca juga :  Ini Item Dugaan Penyelewengan Dana Desa Leuntolu di Belu TA 2016-2019

Saat pemeriksaan dilakukan disaksikan langsung Kapolres Buleleng bersama dengan Kasat Pol Air Polres Buleleng serta Kapolsek Sawan Pawana, S.H., serta petugas KPLP Wilayah Kerja Sangsit Ketut Bagiana. Dari hasil pemeriksaan box ikan yang dilakukan, hanya ditemukan ikan saja dan tidak ada barang lain yang terselip atau membaur dengan ikan didalam box tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan, kemudian seluruh box ikan yang ada didalam kapal kemudian diturunkan ke darat dan dinaikkan ke mobil untuk selanjutnya diantar sesuai dengan tujuan pesanan.

Kapolres Buleleng menyampaikan, kegiatan pemeriksaan mendadak yang dilakukan ini adalah sebagai salah satu bentuk pengawasan kelaur masuk barang yang ada di daerah PPI Sangsit. Pemeriksaan terutama terhadap barang-barang yang terlarang serta barang-barang yang tidak terdaftar pada manifes barang.

Baca juga :  MAKI Minta KPKNL Denpasar Harus Batalkan Lelang Hotel Kuta Paradiso

“ kegiatan pemantauan terhadap keluar masuknya barang tidak ada hanya dilakukan di daerah PPI Sangsit saja, bahkan pada pelabuhan-pelabuhan rakyat lain juga akan dilakukan, tujuannya untuk mencegah terjadinya penyelundupan atau masuknya barang-barang yang illegal, ” pungkasnya.

Penulis – Wismaya|Editor – Christovao

Facebook Comments