Ops Patuh Agung 2022, Sasar Pengendara Tak Gunakan Helm Keselamatan

13
Petugas melakukan pengecekan surat2 kendaraan bermotor. Foto : Ist

SINGARAJA, The East Indonesia – Satlantas Polres Buleleng menggelar Operasi Patuh Agung 2022 yang dimulai sejak hari Senin 13 Juni hingga dua minggu kedepan. Sasaran dari Ops Patuh Agung ini yakni ada tujuh item dalam penindakan dan yang paling diutamakan yakni pengendara yang tidak menggunakan helm keselamatan.

Pada Operasi Patuh yang dilakukan di jalur wilayah Banyuning, polisi mendapati banyak pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm. Para pengendara tersebut pun langsung dikenakan tindakan penilangan ditempat. Selain tidak menggunakan helm, para pengendara juga ada yang tidak melengkapi kendaraannya dengan spion dan juga mati samsat dalam jangka waktu yang panjang.

Kasat Lantas Polres Buleleng, Iptu Anton Suherman saat dikonfirmasi, Senin (13/6) mengatakan jika dari tujuh item ada dua yang menjadi prioritas yakni penggunaan helm keselamatan dan juga tidak mengkonsumsi dalam berkendara. “ Selama ini dua item tersebut menjadi faktor tingginya angka kecelakaan lalulintas di Buleleng,” ucapnya.

Baca juga :  Antisipasi Rabies bagi Wisatawan, Pemkot Denpasar Sasar Anjing Liar di Lokasi Wisata

Iptu Anton menambahkan sejak menurunnya angka kasus covid dan meningkatnya aktivitas masyarakat, sejak tahun 2022 ini angka kecelakaan lalulintas di Buleleng mengalami peningkatan yang cukup tinggi. “Sejak awal Januari hingga awal bulan Juni ini sudah tercacat ada 152 kasus lakalantas dengan 35 orang meninggal dunia,” imbuhnya.

Tingginya angka kasus kecelakaan ini di Buleleng diakibatkan karena kurangnya kesadaran masyarakat dalam menggunakan helm keselamatan. “ Kami menghimbau masyarakat tertiblah berlalu lintas. Gunakan helm keselamatan meskipun denhan jarak yang dekat karena kejadian lakalantas tidak mengenal jauh dekat berkendara,” pungkasnya.

Penulis|Wismaya

Facebook Comments