Sunday, April 26, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Keluarga Korban Desak Polda NTT Tuntaskan Kasus Dugaan Kematian Tidak Wajar Di Ponu-TTU

Atambua, Theeast.co.id – Keluarga Korban Bobby Jonathan Wora mendesak Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) terkait kasus dugaan kematian tidak wajar yang lokasinya tidak jauh dari Koramil 06 – Kodim 1618/TTU, Desa Ponu, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten TTU wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL. Hal ini diungkapkan oleh Istri Korban, Jecklin Luan Laka kepada awak media ini, Selasa (30/04/2019).

Disampaikan bahwa kejadian ini terjadi pada tanggal 21 Desember 2018 dimana Korban memiliki pekerjaan di sebuah tambak garam (1 hektar) yang berlokasi di Masi Naek, Desa Oepuah, Kecamatan Biboki Mounleu, kabupaten TTU. “Suami saya ada kerja tambak garam. Lokasinya di Masin Bot – Ponu. Disana dia kerja dengan tenaga kerja lainnya.”

Hari itu, Korban sangat sering menelpon istrinya hingga belasan kali telponan. Kurang 1 menit waktu menunjukkan pukul 6 sore, korban kembali menelpon istrinya untuk memberi tahu kalau dirinya akan melakukan perjalanan pulang ke rumah yang bertempat di Tenukiik, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu.

Akan tetapi sekitar pukul 19:00 waktu setempat, Jacklin (istri korban) mendapat telepon berturut-turut dari seorang tenaga kerja dan seorang polisi yang menyatakan bahwa suaminya telah meninggal dunia akibat kecelakaan di jalan Pantura yang lokasinya berdekatan dengan Koramil 06 Ponu, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten TTU. “Saya dapat telpon dari Polisi bahwa suami saya kecelakaan karena tabrak sapi.”

Pihak Kepolisian TTU pun menyatakan bahwa korban meninggal dunia karena murni mengalami kecelakaan tunggal.

Pihak keluarga korban pun mempertanyakan pernyataan pihak Lantas Polres TTU karena dari hasil visum di RSUD Atambua menyatakan bahwa kepala bagian belakang korban lembek dan saat ditekan akan masuk kedalam. Selain itu korban juga ditemukan luka lebam pada bagian wajah, kaki dan belakang. Luka ini bukan akibat kecelakaan lalulintas.

“Ibu saya baru pertama kali tangani korban kecelakaan seperti ini. Kok bisa celaka kayak begini e,” kata Jacklin menirukan ucapan dokter yang waktu itu menangani visum suaminya.

Pihak keluarga korban juga merasa aneh dengan pernyataan Polisi yang mengatakan bahwa korban mengalami kecelakaan lalulintas tunggal yang dimana motor dan helm yang digunakan korban sama sekali tidak mengalami lecet ataupun kerusakan. “Anehnya helm dan motor yang digunakan tetap dalam keadaan utuh.”

Sementara SOP yang dibuat Pihak Lantas Polres TTU hingga menyatakan Korban Bobby Jonathan Wora mengalami kecelakaan tunggal hanya foto korban. Sementara Sapi dan kendaraan tidak di foto.

Jacklin Luan Laka pasca penguburan suaminya, beberapa kali melakukan perjalanan ke Polres TTU untuk meminta pihak Kepolisian menelusuri lebih jauh sebab kematian Bobby Jonathan Wora yang menurut pihak keluarga korban meninggal karena dibunuh.

Dalam berjalannya waktu, pada tanggal 18 Maret 2019 saat istri korban, Jacklin pergi lagi ke Polres TTU untuk mengetahui kejelasan kasus kematian Suaminya yang diduga bukan karena kecelakaan lakalantas, ternyata pihak Polres TTU tetap mengeluarkan Surat Keterangan Kecelakaan tunggal murni yang dialami oleh korban Bobby Jonathan Wora.

Sebagai istri, Jacklin masih tidak puas dengan pernyataan Keterangan yang dikeluarkan Polres TTU maka tanpa balik ke rumahnya di Atambua, dirinya langsung melanjutkan perjalanan ke Kupang.

Pada tanggal 19 Maret 2019, Jacklin Luan Laka melaporkan kasus kematian Suaminya tersebut ke pihak SKPT dan Reskrim Polda NTT untuk diusut langsung oleh pihak Kepolisian Daerah NTT. “Laporan ini kami buat atas ketidakpuasan hasil Lidik dari lantas Polres TTU.”

Sesudah melaporkan ke pihak Polda NTT, Jacklin dijanjikan kurang lebih tiga hari kasus Suaminya akan ditindak lanjuti. Namun yang terjadi hingga saat ini, Pihak Keluarga Korban sama sekali tidak mendapatkan kepastian untuk penindakan terhadap kasus kematian Bobby Jonathan Wora.

Pihak keluarga korban terutama istri Bobby sangat yakin kalau kematian korban akibat dibunuh bukannya kecelakaan lalulintas tunggal sehingga mereka ingin pihak Kepolisian serius dalam tangani kasus kematian Bobby Jonathan Wora. Bahkan pihak keluarga korban bisa membantu memberikan beberapa petunjuk (bukti dan saksi) kepada Kepolisian dalam pengungkapan Kematian Bobby Jonathan Wora. “Saya yakin suami saya itu dibunuh. Kalau polisi ingin tindak lanjuti maka saya bisa bantu beberapa bukti yang sudah kami keluarga kumpulan dan saksi,” pungkas Jacklin Luan Laka. (Ronny)

Popular Articles