ATAMBUA, The East Indonesia – Meski masih dalam suasana hangat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, komitmen menjaga kedaulatan negara tidak kendur bagi prajurit Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad.
Pada Selasa (24/03/2026), personel Satgas berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang ilegal berupa pakaian bekas (ballpress) asal Timor Leste di wilayah Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.
Desa Silawan memang dikenal sebagai salah satu titik rawan karena banyaknya jalur tikus yang kerap dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan aktivitas lintas batas ilegal.
Penggagalan ini bermula dari patroli rutin yang dilakukan personel Pos Silawan pada dini hari di sektor perbatasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Saat melakukan penyisiran, anggota menemukan barang mencurigakan yang disembunyikan di balik semak-semak dan pepohonan. Setelah diperiksa, ditemukan 6 karung ballpress pakaian bekas yang diduga kuat akan diselundupkan ke wilayah Indonesia tanpa prosedur resmi.
Keberhasilan ini menambah daftar panjang capaian Satgas Pamtas Yonarmed 12 Kostrad dalam memberantas barang ilegal. Hingga saat ini, total barang bukti yang berhasil diamankan telah mencapai 235 karung ballpress.
Seluruh barang bukti tersebut kini telah diamankan di Makosatgas untuk proses pendataan lebih lanjut. Sesuai prosedur yang berlaku, pihak Satgas hanya berwenang mengamankan barang bukti dan mengambil keterangan awal.
Untuk tindakan hukum selanjutnya, termasuk penyidikan, sepenuhnya diserahkan kepada pihak Bea Cukai.
Dansatgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad, Letkol Arm Dr. Erlan Wijatmoko, S.H., M.Han., menegaskan bahwa momentum Hari Raya tidak mengurangi fokus prajurit dalam menjaga perbatasan, khususnya di wilayah rawan seperti Silawan.
“Di tengah suasana Lebaran, kami tetap mengedepankan kewaspadaan, terutama di daerah-daerah rawan seperti Silawan yang memiliki banyak jalur tidak resmi. Pengawasan akan terus ditingkatkan agar setiap potensi pelanggaran dapat dicegah sejak dini,” tegasnya. (Ronny)


