Sunday, May 17, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Kurang Dari sehari, Polis Belu Berhasil Menangkap Pelaku Penikaman Di Ainiba

Atambua, Theeast.co.id – Kurang dari 24 jam, Kepolisian Resor Belu berhasil menangkap pelaku penikaman yang terjadi di Ainiba, desa Fatuketi, kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Rabu (12/12/2018). Seusai penikaman, pelaku pun langsung melarikan diri kedalam hutan bendungan Rotiklot hingga siang tadi sekitar pukul 12:00 siang berhasil ditangkap oleh tim Buser Polres Belu yang dibantu oleh beberapa warga sekitar.

Sebelumnya pada Selasa (11/12/2018) sekitar pukul 18:30 waktu setempat di kediaman Gabriel Bauk di Dusun Ainiba, Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Timor Barat wilayah perbatasan RI-Timor Leste. Gabriel Bauk mengaku sebelum kejadian penikaman tersebut dirinya bersama Sadik baru selesai makan malam bersama di kediamannya. Selanjutnya Gabriel bersama Sadik sedang duduk santai sambil berbincang-bincang. Namun tidak lama Sadik mengatakan bahwa matanya mengantuk sehingga ingin istirahat terlebih dahulu. “Saat itu Sadik tengah berbaring di atas tempat tidur dalam kamar. Dia pelaku tiba-tiba pelaku lompat masuk ke rumah, langsung menuju Sadik lalu menarik dari atas tempat tidur dan langsung menikam pisau ke tubuh korban berkali-kali,” urai dia.

Melihat kejadian itu isteri Gabriel Bauk yang diketahui memiliki hubungan keluarga dengan korban langsung pingsan seketika. “Isteri saya pingsan saat lihat pisau ditikam ke badan korban. Habis tikam pelaku langsung lari keluar rumah sambil membawa pisaunya,” ujar dia.

Sadik (47) warga Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu pun tewas bersimbah darah setelah ditikam di bagian dada dan pinggang oleh Dominikus Nesi (30) salah seorang warga setempat. Kejadian tersebut langsung dilaporkan warga ke pihak berwenang yakni Polsek Kakuluk Mesak. Petugas Polres Belu dibantu Polsek langsung langsung melakukan olah TKP. Seusai menyelesaikannya, jasad korban langsung dievakuasi warga menggunakan mobil ambulance tiba di ruang jenasah RSUD Mgr Gabriel Manek Atambua pukul 22.00 Wita guna kepentingan otopsi.

Kapolres Belu, AKBP. Christian Tobing melalui Kasat Reskrim, AKP. Ardyan Yudo Setiantono menyampaikan bahwa salah seorang warga Madura Jawa Timur, Sadik (10/12) malam tewas di tempat kejadian di Dusun Rotiklot RT 16 RW 08 Desa Fatuketi Kecamatan Kakuluk Mesak. Sadik, tewas dalam rumah tinggal Gabriel Bouk sekitar pukul 18.30 Wita setelah secara mendadak mendapat serangan tusuk pisau bertubi-tubi dari pelaku Dominikus Nahak Nesi.
Korban ditikam enam kali. Tiga bacokan di sekitar, satu di dada kiri, satu dada kanan dan satu lagi di lengan kiri setelah itu pelaku langsung lari menuju hutan di depan rumahnya.

Setelah meninggal, beberapa saat kemudian jazad korban sempat dilarikan ke RSUD Mgr. Gabriel Manek SVD Atambua guna menjalani pemeriksaan medis. Jasad korban dikabarkan akan kirim pulang ke rumah tinggalnya di Madura. “Keluarga korban minta jenazah dikirim pulang ke kampungnya. Jadi setelah visum tadi malam, pagi tadi jenazah dibawa ke Masjid untuk dikasih mandi setelah sholat lalu tunggu waktu untuk kirim pulang ke kampunganya”, jelas Kasat Reskrim Polres Belu.

Sementara pelaku Dominikus Nahak Nesi yang sempat kabur dari TKP menuju hutan pasca membunuh Sadik Senin malam lalu berhasil dibekuk tim Buser unit Reskrim Polres Belu kurang dari 24 jam. Dia ditangkap siang tadi sekitar pukul 12:00 Wita di kawasan hutan Rotiklot oleh Kanit Buser, Aipda Filomeno Soares bersama anggotanya. “Beberapa orang saksi mata kasus ini sudah kami periksa.Tersangka sempat lari tapi setelah kami kejar sejak tadi malam akhirnya tertangkap juga. Saat ini tinggal menunggu proses penyelidikannya”, tutur Kasat Yudo. (Ronny)

Popular Articles